Minggu, 15 Oktober 2017

7 Hal yang Jarang Diketahui Tentang Penyedia Jasa Tukang Bangunan

 
Sudah menjadi hasrat setiap pemilik rumah untuk menyewa jasa tukang bangunan berkualitas. Tujuannya tidak lain ialah untuk mendapatkan hasil pembangunan yang memuaskan. Terdapat berbagai cara untuk melakukan pencarian tukang bangunan yang profesional. Diantaranya seperti meminta rekomendasi teman, mencari di internet, serta mencari di sekitar tempat tinggal. Namun, dibalik semua usaha kita, apa kita pernah terpikir mengenai pekerjaan mereka? Ternyata, ada 7 hal yang tidak kita ketahui tentang penyedia jasa tukang bangunan.
 

1. Mereka mudah terluka selama berada di proyek

Diantara semua sektor industri, industri konstruksi menjadi salah satu yang riskan mengalami kecelakaan selama bekerja. Bahkan, kecelakaan dalam proses konstruksi cenderung berujung pada luka serius. Misalnya seperti jatuh dari bangunan, terhantam bahan material, serta tertabrak kendaraan konstruksi. Contoh-contoh diatas hanyalah beberapa kemungkinan yang dapat terjadi selama proses pembangunan. Selain luka berat, kecelakaan tersbeut dapat saja membuat tukang bangunan meninggal. Memang, tidak semua kecelakaan dalam proses konstruksi berakibat fatal. Namun, kita tentu dapat membayangkan betapa beratnya pekerjaan yang dijalani tukang bangunan.
 

2. Mereka bekerja tanpa mempedulikan cuaca

Sebelum memulai proyek, klien tentu akan membuat perjanjian tertulis dengan tukang bangunan. Di dalam perjanjian tersebut, salah satu hal yang dibahas ialah waktu pengerjaan. Kedua pihak akan berdiskusi dan memutuskan agenda pengerjaan proyek. Tukang bangunan tentu bertanggung jawab atas perjanjian tersebut. Mereka harus menyelesaikan pekerjaan mereka sesuai waktu yang telah ditentukan. Meskipun cuaca sedang tidak bersahabat, tukang bangunan harus tetap melanjutkan pekerjaannya. Bila tidak, tentu mereka dan sang mandor harus bertanggung jawab.
 

3. Mereka bangun lebih awal

Banyak tukang bangunan yang bangun lebih pagi dari kita. Rata-rata dari mereka biasanya bangun diantara jam 03.30 hingga jam 05.30 pagi. Dan hal ini mereka lakukan setiap hari. Berbeda dengan kita yang memiliki waktu libur di hari sabtu dan minggu. Namun, mereka juga akan pulang lebih awal. Bila pekerjaan yang mereka lakukan tidak banyak, mereka dapat pulang jam 02.30. Sementara bila ada banyak pekerjaan, mereka biasanya bekerja dari jam 04.00 hingga jam 18.30. Pekerjaan tukang bangunan selesai lebih awal karena pekerjaan mereka tidak akan efektif bila dilakukan di malam hari.
 

4. Mereka mendapatkan bayaran yang sesuai

Menjadi tukang bangunan bukanlah hal yang mudah. Bayangkan bagaimana bila kita harus bekerja di luar ruangan selama hujan. Atau bayangkan pekerjaan kita membuat kita beresiko terluka. Bahkan, pekerjaan kita juga menuntut kita untuk bangun jam 03.30 pagi. Namun, dibalik banyaknya kesulitan, banyak orang yang berminat menjadi tukang bangunan. Alasannya tidak lain ialah karena jumlah bayaran yang mereka terima. Bila memiliki sertifikat, jumlah upah mereka akan lebih meningkat. 
 

5. Mereka tidak memiliki seragam khusus

Orang-orang yang bekerja di kantor akan menghabiskan waktu pagi mereka untuk bersiap-siap. Para wanita harus terlihat cantik, rapi, serta berpakaian dengan pantas. Sementara para pria biasanya diharuskan mengenakan dasi. Bila dipikirkan, rutinitas ini tentu akan membosankan. Namun, penyedia jasa tukang bangunan tidak perlu memikirkan hal ini. Mereka bebas mengenakan baju yang nyaman dikenakan untuk waktu yang lama. Misalnya seperti kaos, jeans, serta sepatu boat. Pekerjaan mereka tidak menuntut mereka untuk terlihat rapi. Jadi, wajar saja bila setelah bekerja mereka akan terlihat kusam. 
 

6. Mereka mampu mengangkat barang-barang berat

Pekerjaan penyedia jasa tukang bangunan sangat menuntut kekuatan fisik. Bila desainer melakukan perencanaan, merekalah yang mengeksekusi rencana tersebut. Apalagi bahan-bahan material pembangunan umumnya tidaklah ringan. Jadi, mereka harus mampu mengangkat bahan material tersebut.
 

7. Mereka merupakan salah satu unsur penting bagi perusahaannya

Seperti yang sudah dijelaskan, penyedia jasa tukang bangunan bertugas mengeksekusi perencanaan pembangunan. Jadi, peran mereka tidak kalah penting dengan desainer maupun arsitek. Tanpa tukang bangunan, rumah kita hanyalah sebuah rencana yang tergambar di kertas. Oleh karena itu, kita harus bisa menghargai mereka. Disamping segala resiko yang dapat terjadi, mereka bersedia untuk mewujudkan rumah impian kita.

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *