Selasa, 29 Mei 2018

Mengulas Macam-macam Peralatan Panjat Tebing yang Harus Dimiliki untuk Kebutuhan Keamanan

Jimsbrew - Panjat tebing merupakan salah satu jenis olahraga bebas yang kini banyak digemari di berbagai daerah di Indonesia. Indonesia sendiri memiliki banyak tebing terjam dan curam yang pastinya menjadi destinasi menarik bagi para atlet panjat tebing. Selain panjat tebing di area bebas, ada juga medan buatan yang dibuat mirip dengan tebing yaitu sebuah dinding raksasa lengkap dengan lekuk-lekuknya sehingga menyerupai dinding asli pada umumnya. Karena merupakan olahraga ekstrem dan berbahaya, dibutuhkan peralatan panjat tebing yang lengkap untuk menjaga keamanan para pemanjat.

Jika Anda sering melihat atlet panjat tebing melakukan aksinya baik secara langsung maupun di televisi, pastinya Anda melihat ada banyak peralatan yang dibutuhkan untuk seseorang bisa mendaki dengan selamat dari bawah tebing hingga puncaknya. Namun peralatan tersebut bisa dikatakan bukanlah peralatan modern yang tanpa tenaga bisa digunakan. Tali dan pasak mendominasi untuk memastikan atlet berada di puncak tebing dengan aman. Berikut ini adalah macam-macam alat keamanan untuk atlit panjat tebing yang perlu dimiliki:

peralatan panjat tebing

1. Helm.

Helm kecil yang bisa dikencangkan dengan baik akan melindungi bagian kepala pemanjat dari benda jatuh atau bagian tebing yang ikut terpaku. Selain itu jika pemanjat mengalami kecelakaan, kepala tidak langsung menghantam tebing karena terlindungi. Penggunaan helm untuk wall climbing tidak terlalu diperlukan karena umumnya sudah memiliki alat keamanan berupa matras dan tidak terlalu terjal.

2. Body harness.

Merupakan alat keamanan panjat tebing yang dililitkan pada bagian tubuh yaitu di pinggang dan paha untuk menjaga atlet tetap pada posisi duduk. Body harness banyak dijual di situs belanja online dengan kisaran harga Rp. 800 ribuan karena body protector ini juga banyak digunakan untuk kebutuhan kerja dan wisata.

3. Pitons.

Peralatan panjat tebing satu ini memiliki bentuk semacam paku yang dipukul dengan palu untuk ditancapkan ke rongga-rongga tebing sebagai pokok yang bisa menahan pemanjat serta timnya. Ada beberapa macam piton yang digunakan yaitu Bongs, Bugaboons, Knife-blades dan angle.

4. Tali kernmantle.

Merupakan tali dengan panjang 60 meter yang digunakan untuk pemanjat dalam membuat tali pengaman di area pemanjatan. Tali ini nantinya yang digunakan untuk menghubungkan piston satu demi satu hingga sampai ke ujung pendakian.

5. Sepatu panjat.

Sepatu panjat tebing merupakan sepatu khusus yang memudahkan Anda untuk memanjat di area vertikal. Selain itu sepatu juga cukup tebal untuk melindungi kaki Anda dari benda tajam yang banyak disekitar tebing. Sepatu panjat juga digunakan di wall climbing.

6. Batu kapur.

Dibawa dengan sebuah tas kecil yang dapat dikaitkan di ikat pinggang. Berguna untuk mengurangi kelembaban telapak tangan sehingga ketika Anda menggunakan tangan untuk memasang piston dan berpegangan pada tali, tangan tak mudah licin atau lembab.

7. Hammer.

Merupakan palu yang digunakan untuk memasang piston di tebing.

Selain peralatan panjat tebing di atas, masih banyak lagi jenis peralatan yang perlu dimiliki oleh seorang pemanjat sehingga bisa menyelesaikan panjatan hingga akhir dengan selamat. Semua peralatan tersebut bisa Anda dapatkan di berbagai situs belanja online ataupun di toko panjat tebing yang kini banyak dibuka di berbagai kota besar. Meski ada juga atlet yang berani memanjat tebing dengan peralatan minimal, namun sangat tidak disarankan karena area liar merupakan tempat yang berbahaya jika dilalui tanpa persiapan yang matang.

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *