Jumat, 29 November 2019

Berbagai Macam Cara Mengobati Trypophobia

Jimsbrew - Trypophobia adalah istilah yang masih baru untuk menjelaskan ketakutan irasional terhadap objek yang memiliki banyak lubang. Penderita fobia ini memiliki ketakutan tidak rasional terhadap benda berlubang banyak dan menyebabkan penderita mengalami kegelisahan dan efek negatif lainnya. Dampak fobia ini dimulai dari sedang sampai parah dan berbagai jenis lubang dapat memicu trypophobia. Apabila Anda menderita trypophobia dan dampaknya mempengaruhi kehidupan sehari-hari Anda, sebaiknya dapatkan pertolongan dari ahli kejiwaan sesegera mungkin.

pengobatan trypophobia

1. Memahami ketakutan Anda

Pahami trypophobia. Orang-orang yang menderita trypophobia memiliki ketakutan irasional terhadap objek yang memiliki banyak lubang. Contoh benda-benda yang memicu fobia ini diantaranya spons, bunga teratai, sarang lebah, dan cokelat yang diaerasi. Penderita trypophobia biasanya mengalami mual-mual, gemetar, dan kegelisahan parah ketika berhadapan dengan pemicunya. Berbeda dengan sebagian fobia yang dapat mendominasi pikiran seseorang. Seperti trypophobia hanya mempengaruhi penderita saat melihat banyak lubang.

Ketahui bahwa trypophobia mungkin memiliki dasar evolusi. Meskipun asal trypophobia yang diketahui masih sedikit, sebagian ilmuwan berspekulasi bahwa fobia ini memiliki dasar evolusi. Beberapa hewan beracun memiliki pola kelompok lubang di kulitnya. Oleh karenanya, reaksi yang dimiliki sebagian orang mungkin merupakan respons untuk bertahan hidup. Sebagai contoh, gurita bercincin biru dan beberapa ular beracun memiliki fitur tampilan yang dapat menjelaskan trypophobia.

Anda harus bisa mengetahui tipe kelompok lubang apa yang memicu kegelisahan dan dampak negatif lainnya supaya Anda bisa mulai menghadapi pemicu-pemicu ini. Coba temukan penyebab mendasar fobia Anda. Beberapa orang dapat menelusuri trypophobia yang dimiliki sampai pada suatu kejadian, yang dapat membantu memahami dan mengatasi ketakutan Anda.

2. Mengatasi kegelisahan

Salah satu cara mengurangi kegelisahan yang diakibatkan ketakutan irasional adalah dengan mempelajari kebenaran di balik hal yang Anda takuti. Anda bisa memperjelas ketakutan Anda dengan mempelajari perihal sumber ketakutan Anda. Mempelajari sumber ketakutan Anda dengan lebih lanjut adalah cara yang efektif untuk mengatasi fobia yang dimiliki.

Hadapi ketakutan Anda, meskipun reaksi pertama Anda saat melihat benda berlubang banyak adalah menjauhi atau menutup mata dan mencoba mengalihkan pikiran, hal tersebut hanya akan meningkatkan rasa takut Anda. sebaiknya paksa diri Anda untuk menghadapi sumber ketakutan dan dampak yang Anda rasakan. Metode ini adalah jenis terapi yang dinamakan terapi pemaparan dan merupakan cara paling efektif untuk pengobatan trypophobia. Namun, cara ini mengharuskan Anda dipapari pemicu berulang kali. Seiring waktu, sensitivitas Anda terhadap pemicu kegelisahan akan berkurang.

Lakukan yoga, meditasi, atau teknik relaksasi lain. Jika pada awalnya kegelisahan Anda terlalu parah untuk menghadapi benda pemicu, coba teknik relaksasi untuk mengurangi kegelisahan Anda. Yoga dan meditasi merupakan teknik relaksasi yang bagus, tetapi Anda juga bisa melakukan relaksasi otot progresif, pernapasan dalam, atau sekadar mandi dengan santau dalam waktu lama. Cari metode relaksasi yang sesuai untuk Anda dan gunakan untuk membantu mengatasi kegelisahan akibat fobia.

Merawat diri dengan baik dengan olahraga, makan makanan sehat dan cukup tidur juga merupakan komponen dari kesehatan mental Anda. Trypophobia dapat membebani hidup Anda sehingga sebaiknya Anda berusaha lebih keras untuk menjaga kesehatan mental.

3. Memperoleh bantuan

Tentukan apakah Anda membutuhkan bantuan ahli terapi kejiwaan. Apabila fobia Anda sudah terlalu parah dan mengganggu aktivitas normal serta kenikmatan hidup Anda, sebaiknya temui ahli terapi kejiwaan berlisensi. Sebagian strategi yang dapat diterapkan ahli terapi Anda diantaranya terapi perilaku kognitif, terapi pemaparan, hingga akhirnya pengobatan trypophobia.

Diskusikan fobia Anda dengan orang yang Anda percaya. Sebaiknya Anda membicarakan ketakutan dan kegelisahan Anda dengan orang lain. Bicaralah dengan anggota keluarga, teman, atau konselor terkait dengan ketakutan Anda dan dampaknya dalam kehidupan sehari-hari.

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *